Tampilkan postingan dengan label Coretan Admin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan Admin. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Agustus 2013

Mewujudkan Impian

Teet!! Teet!! Teet!! Bel sekolah sudah berbunyi, menandakan waktunya istirahat tiba. Seperti biasa, kalo udah waktunya istirahat maka waktunya juga bagi ‘mereka’ untuk melakukan hal-hal yang absurd lagi. 9 anak dengan kepribadian dan pemikiran yang berbeda-beda. 9 anak yang memiliki kelebihan dan kecacatan mental sendiri-sendiri. Dan 9 anak yang memiliki mimpi yang sama yaitu, akan selalu bersama hingga tua nanti. Mereka adalah Shaf, Onta, Ajp, Restu, Wiki, Ozy, Uchiha, Yoko dan Qonit. Mungkin jumlah mereka memang lebih banyak dibandingkan Sm*sh dan masih lebih sedikit jika dibandingkan JKT48, tapi mimpi mereka memang bukanlah membentuk sebuah anggota boy band maupun gir band. Atau membentuk sekelompok anggota kasti maupun sekelompok tim bola bekel. Tapi mereka punya mimpi untuk membentuk sebuah komunitas pecinta sebuah anime. Ya. Sebuah komunitas pecinta anime Naruto yang mereka beri nama @NarutoINA. Jeng jeng jeng!! Duktek duktek dess.. *Ceritanya backsound*
Cerita ini berawal ketika sekumpulan anak-anak idiot ini sedang berkumpul di basecamp saat jam istirahat berlangsung. Basecamp mereka berada di samping lapangan sekolah mereka. Lebih tepatnya di bawah pohon cerry yang ada di sisi lapangan sekolah mereka. “Heh! Bengong aja lo. Kesambet setan pohon cerry baru tau rasa lo...” Uchiha mencoba mengagetkan Shaf yang lagi duduk bengong sendirian di bawah pohon cerry (Baca: Basecamp).
“Yeee. Mana ada setan yang ngerasukin cewek manis kayak gue...” Shaf ngibasin rambutnya.
“Bisa aja kali... Kalo setannya mesum gimana?..”
“Haha... Sialan lo!” Shaf memukul bahu Uchiha. “Eh. Yang lain mana?”.
“Masih pada di kantin, bentar lagi juga dateng...”.
Nggak lama kemudian 7 kurcaci pun muncul. “Tuhkan bener pada panjang umur mereka...” Uchiha sambil menunjuk ke arah 7 orang anak yang lagi jalan kayang ke arah mereka berdua. “Ciyeee. So sweet banget sih berduaan aja di bawah pohon cerry...” Qonit yang baru dateng langsung ngegodain Shaf dan Uchiha.
“Apaan sih lo? Baru dateng juga...” Uchiha langsung berdiri.
“Tau lo. Baru dateng juga udah ciye, ciye aja...” Shaf nimpalin.
“Yaudah sih mas nggak usah salting gitu kali...” Ajp nambahin.
“Ih. Siapa juga yang salting?” Uchiha masih mencoba ngeles.
“Terus lu ngapain sekarang ada di atas pohon cerry? Mana sambil makanin daunnya segala...” Ozy ikutan nyamber.
“.............” semua hening dan mulai fokus ke Uchiha yang emang tiba-tiba udah ada di atas pohon cerry.
Semua saling meliri satu sama lainnya, seolah ada niat jahat yang sedang dirancang.
“Tarik kakinya Uchiha!!!” Teriak Onta yang langsung megangin kaki Uchiha.
Merekapun langsung kompak menarik-narik kaki Uchiha yang emang lagi ada di atas pohon cerry. “AAAAAAAA!!!” Uchiha cuma bisa teriak nggak berdaya sambil meganging batang pohon supaya nggak sampe jatuh ke bawah. Tapi apa daya, tarikan teman-temannya jauh lebih kuat dibanding Uchiha yang memaksanya harus jatuh ke bawah. Seperti biasa kalo mereka udah ngumpul kayak gini akan banyak hal-hal absurd yang mereka lakuin. Mereka mulai bercanda-canda di bawah pohon cerry. Mencoba menghabiskan jam istirahat dengan semaksimal mungkin dan se-happy mungkin. “Kita bikin komunitas yuk!” tiba-tiba suara Wiki terdengar serius di tengah bercandaan mereka. Sejenak mereka langsung berhenti dari aktivitas nelanjangin Ajp di bawah pohon cerry.
“Komunitas? Apaan?” Yoko penasaran.
            “Ya apa kek yang bisa berguna gitu...” Wiki mulai serius.
            Mereka mulai duduk membentuk lingkaran di bawah pohon cerry.
            “Bukannya kita udah sering ya bikin kayak gitu?” Restu nyoba bicara.
            “Emang kita udah ngebentuk komunitas apa aja deh?” Yoko mencoba membuka lembaran suram yang pernah mereka lakuin. Sejenak mereka mulai nyebutin satu persatu komunitas yang pernah mereka bentuk.
“Komunitas Gangnam Poco-Poco...” sambil naikin celananya Ajp mulai membuka lembaran kelam geng ini. komunitas yang mereka beri nama “Gangnam Poco-Poco” adalah komunitas dance yang mereka bentuk dengan menggabungkan gaya Gangnam Style dengan goyang Poco-Poco yang berakhir dengan kegagalan. Karena Onta yang harus dilarikan ke tukang urut setelah mengalami keseleo dibagian pinggang waktu latihan goyang Gangnam Poco-Poco yang mereka buat. “Itu kelam banget...” Onta jongkok tertunduk lesu sambil main-mainin tanah. Lembaran-lembaran kelam pun mulai terbuka satu-persatu. Seperti terbentuknya komunitas “Chef Bintang Muda” yang harus berakhir karena berhasil membuat mereka mengalami diare selama satu minggu setelah mencicipi masakan buatan mereka sendiri. Hingga komunitas “Bruce Lee Muda” yang mereka buat dan harus berakhir setelah berhasil membuat Yoko dan Ozy cidera cukup serius dan harus dibawa ke ruang UGD. Karena bagian ‘alat vital’ mereka yang terkena double stick (senjata ala Bruce Lee) saat mereka mencoba meniru gaya Bruce Lee yang ada di film-film.
“Bener-bener nggak ada yang berguna ya?” Shaf baru nyadar.
“Terus kita mau bikin komunitas apa nih?” Ozy mulai nanya.
“Yang pasti harus lebih berguna dari sebelum-sebelumnya...” Onta nambahin.
“Pecinta Wonder Girl aja!!! Gimana??” tiba-tiba Qonit teriak dengan gaya sok imutnya.
“.......” semua hening. Semua diam. Yang terdengar hanya suara jangkrik. “Krik, krik. Krik, krik.” Dan suara tukang minyak yang entah dari mana asalnya. “Minyiaaak.. Minyiaaak...”.
Teet! Teet! Teet! Tiba-tiba suara bel terdengar lagi yang menandakan kalo mereka harus kembali ke kelas. “Udah waktunya masuk kelas nih. Kita lanjutin nanti aja abis pulang sekolah. Gimana?” Yoko ngasih intruksi. Mereka semua setuju dan kembali ke kelasnya masing-masing. Selama di kelas, mereka sudah memikirkan komunitas apa yang akan mereka buat. Seperti yang di intruksikan Onta, kalo semua orang harus ngasih saran dan nggak boleh ada yang diem. Itulah yang menjadi nilai plus geng ini. setiap orang yang ada di geng ini harus terlibat tiap kali mereka ingin melakukan sesuatu. Seperti saat ini membuat sebuah komunitas.
Teet! Teet! Teet! Bel sekolah kembali berbunyi yang menandakan kalo waktunya pulang sudah tiba. Yoko yang antusias banget dengan rencana ini udah stand by nunggu teman-temannya di pintu gerbang sekolah. Satu persatu mereka mulai berkumpul di pintu gerbang sekolah. “Mau kita lanjutin di mana nih obrolan kita?” Uchiha nanya.
“Di rumah gue aja yuk!” Shaf nawarin rumahnya.
“Nggak apa-apa nih Shaf?” Restu sok-sokan nanyain.
“Iya nggak apa-apa kok. Kebetulan di rumah cuma ada nyokap aja...”
“Halah.. sok nanya-nanya lo Tu. Biasanya juga seneng banget lo kalo diajak ke rumah Shaf. Biar bisa makan banyak...” Ledek Onta.
“Yee!! Onta kutub berisik!” Restu kesel.
“Yee! Mana ada Onta hidup di kutub bego!”
“Makannya lo doang spesies Onta yang bisa idup di kutub!”
            Yang lain cuma bisa ketawa ngeliat kelakuan dua anak cacat mental itu lagi pada bercanda.
            “Udah-udah buruan yuk! Biar nggak ke sorean nih...” ajak Yoko. Merekapun mulai pergi menuju rumah Shaf yang kebetulan letaknya nggak jauh dari sekolahan mereka. Lebih tepatnya persis berada di sebrang sekolah.

Seperti biasa, kalo udah main ke rumah Shaf orang pertama yang akan salim ke orang tua Shaf adalah Restu. Itu karena Restu salah satu orang yang paling bahagia tiap main ke rumah Shaf. Karena Restu bisa ngirit duit jajan dan bisa makan gratis sampe kenyang di rumah Shaf. Setelah masuk rumah, 9 orang dengan IQ di atas balita ini langsung menuju kamar Shaf yang memang cukup besar. Selain itu kamar Shaf ini juga memiliki balkon di depannya karena memang berada di lantai dua rumahnya. Jadi mereka selalu bisa duduk-duduk memandangi pemandangan di balkon kamar Shaf. Nggak lama ibu Shaf masuk dengan membawa minum dan makanan yang cukup untuk bertahan selama 2 hari. Bahkan untuk persediaan pengungsian pasca banjir pun ini masih lebih.
            “Jadi ada ide nggak nih kita mau bikin komunitas apa?” Yoko mulai ngebuka topik.
            “Kita sebutin satu-satu apa mau kita dan kita poling gimana?” Onta mencoba memberikan saran.
            Yang lain pun setuju.
            “Mulai dari Shaf dulu deh...” Yoko nunjuk.
            “Emm.. kalo gue sih pengennya bikin komunitas pecinta anime gitu..”
            “Cakep tuh!” Uchiha tiba-tiba semangat.
            “Yee biasa aja kali mas...” Keplak Ajp.
            “Setuju-setuju... kebetulan gue juga suka anime tuh!” Qonit nambahin. “Eh tapi anime itu yang artinya binatang kan yah?” Qonit ngelanjutin.
            “ITU NAMANYA ANIMAAAAAL!!!” semua kompak teriak ke arah Qonit.
            “Heheee.. Oh iya maap.. maap..”
            “Yak! Gue juga setuju!” sambil terus ngemi Restu ikutan nambahin.
            “Oke. Kalo semua udah setuju, anime apa yang mau kita jadiin komunitasnya?
            “Gue sih dari dulu suka banget sama Hunter x Hunter dan Tsubasa...” Ajp mulai buka omongan.
            “Ah udah nggak jaman lagi kalo sekarang sih...” Uchiha nimpalin.
            “Iya apalagi di TV juga udah nggak di siarin lagi...” Shaf nambahin.
Akhirnya dengan penuh pertimbangan dan penuh pemikiran. Setelah hampir 2 jam 15 menit 23 detik rapat berlangsung mereka pun memutuskan. Komunitas yang akan dibuatnya adalah komunitas Naruto Indonesia. Tapi karena beberapa alasan seperti nama yang kepanjangan akhirnya nama itu diubah menjadi NarutoINA.
            “Terus kalo udah terbentuk kayak gini, apalagi yang harus kita lakuin?” Restu nanya.
            “Emang biasanya ngapain Tu?” Uchiha balik nanya ke Restu.
            “Emm.....” Restu nyoba mikir. Padahal yang lain dah pada tahu kalo otak Restu isinya cuma ada kacang sama keripik singkong.
            “Kita sebarin identitas kita ke orang-orang...” Wiki nyoba berpendapat.
            “Nah bener tuh! Sekarang kan udah banyak media sosial. Kita pake aja itu...” Yoko nambahin.
            “Bener tuh. Kita buat akun twitter aja dulu gimana?” Shaf ikutan.
            “Boleh-boleh. Terus yang megang akunnya siapa?” Qonit nanya.
            “Lo aja Je. Lo kan suka main game online tuh...” Uchiha nunjuk ke Ajp.
            “Yah lo tau kan sob kalo gue nggak begitu suka berasosial kayak gitu...”
            “Iya, ya. udah 2 tahun sekolah yang lo kenal cuma kita-kita aja ya je?” Uchiha baru inget.
            “He’eh...” Ajp ngangguk sambil terus mainin rubik yang udah dia pegang dari tadi.
Sekali lagi dengan penuh pertimbangan dan penuh pemikiran yang panjang mereka kembali memutuskan kalo yang akan jadi pemegang akun twitternya adalah Shaf. Selain karena dia lebih pintar dalam bersosialita, dia juga adalah seorang wanita. Ingat hukum media sosial, akun dengan pemegang seorang wanita yang berparas cantik akan lebih di respon dibandingkan yang tidak. Walaupun pada kenyataannya Shaf tidak termasuk kategori wanita yang cantik, tapi setidaknya lebih baik dibandingkan Qonit dengan gaya imutnya.
            “Akun twitter udah, terus apalagi nih yang kurang?” Onta mencoba berfikir.
            “Blog!” Restu teriak sambil memuncratkan sedikit sisa-sisa makanan yang ada di mulutnya.
            “Iiih.. Restu jorok banget sih!!” Shaf ngelap-ngelapin beberapa bagian badannya yang kena muncratan restu tadi.
            “Hehehe.. Sorri Shaf sorri.. nggak sengaja gue...”
            “Nah cemerlang juga otak lo kadang-kadang Tu...” Saut Yoko.
            “Terus siapa nih bagian yang bikin blognya?” tanya Onta.
            Semuanya saling melirik satu sama lainnya.
            “Jangan gue, tulisan gue jelek nggak bisa kebaca...” Ozy nyeletuk.
            “Iya gue juga. Gue biasa make huruf sambung kalo nulis...” Qonit nambahin.
            Akhirnya mereka tahu juga siapa yang bener-bener punya IQ yang setara sama balita di dalam ruangan ini.
            “Udah gini aja, kalo buat bikin blog biar gue aja. Nah yang nulis bebas deh. Yang penting kita-kita aja...” Yoko ngasih pendapat.
            “Setuju-setuju...” Shaf nyautin.

Akhirnya setelah bermusyawarah lagi mereka memutuskan kalo hal terakhir yang harus disiapkan adalah stiker. Kenapa stiker?. Karena dengan stiker mereka bisa menempelkan sesuka hati akun twitter, blog dan nama komunitas mereka dimanapun, sehingga bisa banyak orang yang akan tahu.
            “Eh tapi apa kita nggak kayak anak kecil nih?” Ozy tiba-tiba nyeletuk.
            “Maksud lo Zi?” Yoko bingung.
            “Iya, sekarang kita udah gede gitu. Make seragam putih abu-abu. Sebagian dari kita malah udah ada yang kelas 3 SMA. Apa kita masih pantes bikin komunitas beginian?” Ozy berusaha ngejelasin panjang lebar.
            “Iya juga sih, lagian kan kita maunya juga komunitas yang bisa ‘lebih berguna’. Apa ini termasuk komunitas yang ‘lebih berguna’?” Restu nambahin.
            Suasana mendadak hening. Suasana mendadak sunyi. Mereka mulai merenung. Nggak ada suara sedikitpun yang terdengar kecuali, “Minyiaak.. Minyiaaak..” suara abang-abang tukang minyak yang nawarin minyaknya. Sebenernya siapa sih nih tukang minyak? Tiap adegan hening dia terus yang muncul!. Oke, kita kembali ke 9 anak yang lagi merenung diam. “Ngeeek...” tiba-tiba terdengar seperti suara denyitan pintu yang terbuka. Mereka melihat ke arah pintu kamar Shaf yang terbuka. “Laaaaa...” suara opera mengiringi pintu yang terbuka seiring cahaya putih yang tiba-tiba muncul dari balik pintu. Seorang perempuan muncul dengan pakaian serba putih. Seorang perempuan yang mirip dengan bidadari muncul di balik silaunya cahaya yang terlihat oleh mereka. Lalu tiba-tiba dia berkata dengan suara layaknya malaikat. “Anak-anak ku tersayang. Lakukanlah apa yang menurut kalian baik. Percayalah dengan kata hati kalian. Karena, sesuatu yang dilakukan dengan sepenuh hati akan berakhir dengan keberhasilan.” Lalu wanita misterius itu pun menghilang dibalik silaunya cahaya putih yang terlihat, dan pintu kembali tertutup. Semua yang menyaksikan kejadian itu kembali terdiam. Semua dalam tatapan kosong dengan mulut yang sedikit terbuka.
“Nyokap lo kenapa Shaf...?” Restu bertanya masih dengan memasang muka bingungnya.
“Nggak tau Tu. Kadang emang suka gitu...” Shaf menjawab juga masih dengan muka bingungnya.
“Tapi daster putihnya bagus juga Shaf...” Ajp yang masih kaku menatap ke arah pintu juga ikutan.
“Bener tuh apa yang dibilang malaikat tadi! Eh. Nyokapnya Shaf maksud gue.” Wiki berteriak memecah keheningan saat itu.
Semua kembali fokus ke Wiki.
“Emang apa sih indikator dari tingkat kedewasaan seseorang itu?” Wiki ngelanjutin. Dan Wiki mulai panjang lebar ngejelasin. “Indikator kedewasaan seseorang itu bukan di lihat dari apa yang dia tonton atau apa yang dia mainin. Tapi dari apa yang bisa dia bangun dan dia manage untuk kesejahteraan bersama.”
Semuanya masih fokus ke Wiki.
Lalu Wiki berdiri. “Kita akan ngebangun dan memanage komunitas kita ini untuk bisa mengumpulkan orang-orang lainnya yang juga menyukai anime tapi nggak tau dimana tempatnya mereka harus berbagi kesenangan itu. Dan di sinilah kita berada. Sebuah wadah untuk menyalurkan kesenangan tentang anime. Sebuah wadah untuk saling berbagi kesenangan tentang anime. Dan wadah yang tepat untuk berkumpulnya para pecinta anime dari yang kecil hinga yang udah tua sekalian! Kalian bisa bayangin kan betapa bergunanya komunitas kita ini nanti?”.
Semua benar-benar terpaku dengan apa yang baru aja disampaikan oleh Wiki. Sesuatu yang baru aja membangkitkan pikiran positif dan semangat mereka.
“Gue juga setuju. Lagian apa yang membuat mereka berpikir kalo kita ini masih anak-anak? Mereka yang merasa dewasa juga belum tentu bisa bersikap dewasa.” Restu mulai berdiri.
“Lagi pula apa dengan melakukan sex bebas, ngeganja, dan minum-minuman beralkohol bisa dibilang dewasa? Padahal itu tanda kalo mereka yang merasa dewasa belum benar-benar dewasa.” Uchiha ikutan berdiri.
“Karena mereka belum bisa memisahkan mana hal yang baik dan mana hal yang nggak baik untuk dirinya.” Shaf mulai bangkit dari duduknya.
“Dan kita pecinta anime yang kadang suka di cap sebagai ‘anak-anak’ akan ngebuktiin kalo hal yang kita lakukan ini lebih bermanfaat dan lebih menuju ke hal yang positif.” Ozy mulai berdiri.
“Kita harus bisa ngebuktiin kalo kita juga masih tetap bisa berpikir dewasa dan masih memiliki imajinasi serta mimpi-mimpi yang tingi.” Ajp ikutan berdiri.
“Dewasa dengan tampilan yang cool, keren, dan imut...” Qonit ikutan berdiri.
“Dengan membangun sebuah komunitas yang akan besar nantinya...” Yoko mulai berdiri.
“Dan komunitas yang lebih bermanfaat...” Onta berdiri dan mulai menyodorkan tangannya.
Mereka berdiri, membentuk lingkaran. Satu persatu saling menyodorkan dan menumpukan tangannya satu sama lainnya. Dengan penuh keyakinan dan rasa percaya diri, mereka saling menatap lalu berteriak “Naruto INAAAA!!!”. Keceriaan langsung terpancar dari wajah mereka. Kegembiraan langsung tumpah ruah di ruangan itu. Mereka meloncat-loncat saling memeluk dan berpegangan tangan. Aroma kebahagiaan itu benar-benar terpancar dari wajah Uchiha yang saat itu bisa menggenggam tangan Shaf cukup lama dan melihatnya tertawa dan tersenyum dari dekat. Sangat dekat. Dari sinilah semua itu berasal. Dari ruangan inilah mimpi-mimpi itu dibangun. Dan dari kamar inilah mereka saling membuat janji. Hari itu tanggal 27 Agustus adalah menjadi hari jadi dan terbentuknya komunitas pecinta Naruto yang mereka bangun dan mereka beri nama NarutoINA.
Yap! Itulah cerita 9 anak dengan IQ yang hampir setara dengan balita. 9 anak yang memiliki kecacatan mental masing-masing. 9 anak keterbelakangan mental yang berhasil mewujudkan mimpi-mimpinya. Dan 9 anak yang tetap akan mewujudkan impiannya.

NB: Buat yang ngebaca. Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama itu memang disengaja tapi kalo ada kesamaan kejadian itu baru nggak disengaja. Sekian J
Cerpen karangan : Rahardian Shandy
Twitter : @shandyrahardian
Blog : komedi-romantis.blogspot.com

Sabtu, 20 April 2013

Road To Ninja oh Road To Ninja


Konnichiwa minna uhuk uhuk. Kembali lagi bersama ane si onta yang coretunyukcoret. Udah lama ane kaga ngepost sesuatu disini. Oh iya mengenai ane yang pernah ngepost link download Naruto. Sepertinya itu engga bakal ane lakukan lagi. Ane khilaf. Sumfeh. Zuzur. Karena itu illegal. Ane engga mau dilaporin ke polisi kayak Eyang Subur. Terlalu unyuk diri ane buat dipenjara. Duaarrr! Lalu ane dibom mati sama Deidara. Oke ini udah keluar dari tema posting ini. Ngomongin soal Naruto Shippuden Movie 6 atau Naruto Movie yang ke-9 ini yang judul movienya itu Road To Ninja. Ini movie adalah movie yang bisa dibilang bikin galau para fans ketimbang dari pada movie-movie Naruto lainnya. Bukan karena isi cerita dari movienya ini. Tapi menunggu movie ini bisa didownload untuk ditonton oleh para fans. Kita penasaran banget sebanget banget banget bangetnya dengan cerita Road To Ninja yang ceritanya itu dimana para karakter memiliki sifat yang berbeda dari biasanya yang ada di anime dan manga Narutonya. Bisa dibilang mereka OOC atau Out Of Character . Bayangin aja dari tanggal 28 Juli 2012, kita udah nunggu link download biar bisa nonton Road To Ninja. Bahkan kalo bisa Road To Ninja di tayangin di bioskop. Semuanya menjadi galau dengan bermandikan shower dipojokan. Termasuk ane. Ane waktu itu berharap Road To Ninja bisa didownload 2 minggu setelah penayangan Naruto. Tapi Masashi berkata lain. Dia bilang, Road To Ninja baru bisa dibeli dvd aslinya pada bulan april untuk di Jepang. Masashi, you’re my enemy. Plak. Bahasa inggris ane buruk dan ane beneran bakal dimasukin penjara sama Eyang Subur. Saat itu ane frustati. Ane depresi. Ane stress. Ane mau bunuh diri tapi ane masih inget kalo ane ada hutang sama Eyang Subur. Ane berharap saat itu bisa teleportasi ke Jepang. Tapi sayang saat itu Tobi lagi sibuk ngurusin perang. Lalu ane ngerubah harapan ane jadi pengen terbang naikin burungnya Deidara. Tapi saat itu dia udah pergi duluan meninggalkan anak bininya a.k.a meninggal. Satu hari setelah penayangan telah berlalu. Tiga hari berlalu. Tujuh hari berlalu. Empat puluh hari berlalu. Abang toyib dikabarkan mati karena membela desanya di medan perang. Abaikan kalimat barusan. Ketika perlahan para fans mulai sedikit demi sedikit melupakan Road To Ninja. Tiba-tiba terdengar berita dari negara seberang sana. Malaysia dan Singapura. Mereka. Iya. Mereka. Dibioskopnya. Iya. Menayangkan Road To Ninja. Lalu kegalauan itu kembali muncul bak hantu. Hihihi. Dan mereka, para fans, kembali bergalau ria sambil dangdutan. Dan ane yang selama ini menunggu munculnya Road To Ninja sudah mengalami perubahan drastis. Dari yang unyuk semakin unyuk. Dan selama itu juga ane berusaha mengatasi kegalauan ane dengan ngadem di toilet sambil nyabutin satu per satu upil ane. Hm. Pity of me. Lalu kegalauan itu semakin menggila sejadi-jadinya. Ketika Indosat mengumumkan bahwa mereka akan menayangkan Road To Ninja dengan beberapa syarat. Bahkan konon katanya, ada yang sampe berani membakar upilnya, ngedemo didepan pos kamling, terjun ke selokan untuk bunuh diri dan sebagainya. Sugoi. Sugoi doryoku itu lucu ya. Plak. Terutama kegalauan itu terjadi untuk kota diluar Jakarta. Dan saat itulah Indonesia mengalami seperti perang sesama sodara. “Kenapa? Kenapa harus Jakarta? Kenapa engga kota aku saja? Kenapa Jakarta? Jakarta, aku tidak mencintaimu lagi. Hubungan kita telah usai sampai disini. Selamat tinggal, Jakarta.” Dan para admin-admin NarutoINA juga merasakan hal yang sama. Saat itu ketika para admin lagi bershoweran tiba-tiba datanglah malaikat tak bersayap dari langit tapi sayangnya dia mendarat kurang baik sehingga dia jatuh di denpasar. Hm. Malaikat itu tidak lain dan tidak bukan adalah Indosat. Mereka memberikan tiket gratis buat NarutoINA. Tapi saat itu para admin termasuk ane sadar diri. Hanya a....uhuk uhuk jeee....uhuk peee...yang tinggal di Jakarta. Namun karena sesuatu, si a....jeeee....uhuk...peee...ini engga bisa nonton. Sehingga semua tiket yang dikasih Indosat dibagikan ke followers dengan quiz. Hm pity of us. Dan saat itu juga terdengar lagu Green Day-Kill The Dj. Engga tau dari mana asalnya tapi itu memang terdengar lagu itu. Yeah. Lalu kegalauan itu berlanjut. Terutama buat yang tidak bisa nonton bareng bersama Indosat tersebut. Tiba-tiba sekitar di akhir bulan Maret dan awal April jika ane kaga salah. Maklum ane pikun. Muncul link Naruto Road To Ninja di Youtube. Youtube memang sohib ane yang baik. I lop yu. Namun sayangnya dubber yang dipake adalah bahasa korea. Kemudian beberapa minggu setalah itu muncul link download Road To Ninja dengan masih menggunakan dubber Korea tapi sudah ada subtitle Indonesia. Saat itu ane mau download tapi ane masih trauma dengan suatu kejadian dimana ane salah download. Seharusnya subtitlenya itu menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar eh malah subtitlenya pake bahasa planet. Yeaah. Oleh karena itu hingga saat ini ane masih setia menunggu Road To Ninja dubber Jepang. Menunggu dvd bajakan Road To Ninja dubber Jepang yang berasal dari Jepangnya langsung. Tapi untungnya bukan hanya ane saja yang mau menunggu dubber Jepang ada. Tapi ada beberapa fans yang juga sama kayak ane. Masashi, aku masih menunggu janjimu. Dan saat ini, sang malaikat tak bersayap a.k.a Indosat memberikan NarutoINA tiket Road To Ninja lagi untuk kota Bandung, Surabaya dan Yogyakarta. Dan ini membuat ane semakin galau. Indosat, please kota ane. Please. Ditambah lagi, dvd bajakan Road To Ninja yang dubber Korea sudah bergentayangan dibeberapa kota. Lalu ane beneran bunuh diri dan kali ane ngajak Eyang Subur. Tapi sayangnya ane salah orang. Karena yang aneh bunuh itu adalah Eyang Sasubur a.k.a Sasuke Subur. Hm. Saat ini kegalauan karena Road To Ninja terpecah-pecah. Ada yang karena pengen nonton bareng bersama Indosat. Ada yang karena engga bisa download Road To Ninja dubber Korea. Ada yang masih nunggu Road To Ninja dubber Jepang. Ada yang pengen beli dvd bajakan Road To Ninja dubber Korea. Ada yang masih berharap cinta ane. Woi. Plak. Abaikan. Nasib jomblo. Ane berharap, movie Naruto yang ke-10 engga bikin galau para fans lagi. Dan ane engga mau mati untuk kesekian kalinya lagi. Ngomong-ngomong ngadem sambil ngupil ditoilet itu enak loh. Tapi buat yang punya penyakit yang mematikan harap engga mencobanya ya. Karena itu bisa membuat kejang-kejang. Betewe, ane mau ngelanjutin nulis di.....oke engga perlu dikasih tau. Jaa nee. Ummuuuuuuuach. 

Selasa, 01 Januari 2013

About NarutoINA in Kocak Version

Test..test..1..2...test...1..2...3. Oke toa gue udah bener. Hai. Perkenalkan gue adalah pelayan para admin @NarutoINA. Kali ini gue bakal menceritakan tentang sejarah bagaimana perjuangan para admin menghadapi tantangan, rintangan, angin topan dan badai selama menjadi admin di @NarutoINA. Lo sebut aja gue dengan nama yang sederhana namun engga sesederhana Restoraunt Sederhana. Sebut saja gue Unknown Butler. Gue adalah sodara kembarnya para Black Butler tapi gue udah dipisahin sejak lahir sehingga muka gue kaga ada yang mirip lagi sama mereka. Kita mulai aja ya ceritanya. Maafin ye kalo langsung ngeloncat ke ceritanya dengan tidak hormatnya dan coretgaringcoret.

Sejarah
Cerita ini berawal dari seorang gadis moe nan cantik tapi memiliki hoby yang bisa dikategorikan unik karena dia sangat senang melihati gigi mengkilaunya Maito Gai. Kita sebut saja dia Shaf. Iyupssss. Shaf, sang owner yang mendirikan pertama kali @NarutoINA. Namun, dia tidak sendirian. Shaf mengajak seorang remaja lelaki yang doyan galau dan susah move on, tapi memiliki sifat yang bijaksana. Kita sebut saja dia dengan nama Uchiha. Ya, Uchiha adalah teman otaku pertamanya Shaf. Dengan modal kepercayaan terhadap Uchiha, Shaf menjadikan Uchiha admin kedua setelah dia. Saat itu followers @NarutoINA masih sangat sedikit dan sepi. Saking sepinya, sampe-sampe suara jangkrik lagi nyanyi kedengeran di timeline. Beberapa abad setelah itu, tiba-tiba muncul seorang yang jenis kelaminnya engga diketahui cewek apa cowok tapi belakangan ini, dia mengaku bahwa dia adalah seorang yang memiliki jenis kelamin 1/2 cowok 1/2 cewek. Ya kita sebut saja di Onta. Makhluk yang berasal dari padang pasir. Saat itu dia menawarkan dirinya untuk menjadi admin di @NarutoINA. Dengan modal kepolosan, coretsokcoret moe, dan kecoolan, dia diterima jadi admin di @NarutoINA. Masih dengan followers yang masih sepi, mereka bertiga berjuang keras dengan mengeluarkan semangat 45 mereka mengalahkan kesepian di timeline. Beberapa saat masuknya Onta. Tiba-tiba Uchiha mengatakan bahwa temannya ingin menjadi admin @NarutoINA. Seseorang yang sering merubah jenis kelaminnya ini adalah teman dekatnya Uchiha. Sempat dikabarkan bahwa dia pernah menyukai Uchiha. Dan ingin Uchiha menjadi semenya. Namun ditolak Uchiha. Ya kita sebut saja dia Ajp. Ajp sangat membantu di @NarutoINA karena dia update dengan manga online Naruto meskipun dia sangat suka sekali menggalau dan bershoweran setiap malam Jum'at. Dan masih dengan followers yang masih sepi. Beberapa saat setelah masuknya Ajp, Shaf bersabda bahwa dia membutuhkan admin baru. Lalu muncullah sesosok makhluk yang jenis kelaminya diketahui. Ia mengajukan dirinya untuk dijadikan admin. Lalu diterimalah dia melalui proses mandi kembang 7 rasa terlebih dahulu. Ya sebut saja Restu. Dan kali ini masih dengan followers yang sangat sepi. Bahkan mereka sempat curiga, apakah followers mereka masih hidup atau tidak. Selang dari masuknya Restu. Shaf mulai berpikir keras. Lalu tidak sengaja ia melihat seseorang wanita yang sangat mengerti dengan hal-hal yang berbau Naruto dan Soundtrack. Shaf jatuh cinta pada wanita itu. Lalu diajaknya wanita itu menjadi admin @NarutoINA. Awalnya dia sangat kaget namun akhirannya dia menerima tawarannya. Sebut saja Alf. Mulai dari sini, followers semakin meningkat. Ketika mulai mencapai masa kejayaan, Shaf merekrut admin baru lagi. Seorang lelaki Bali yang sangat menggilain karakter-karakter moe di K-On yang juga merupakan salah satu admin dari fanbase lain. Sebut saja dia Wiki. Dan terakhir adalah Ozy. Dia adalah satu-satunya admin yang direkrut secara resmi. Karena dialah yang berhasil mengikuti tantangan yang bisa saja membuat orang kejang-kejang.

Suka Duka
Saat pertama kali didirikan, saat itu juga @NarutoINA masih sangat sepi. Tapi hal ini tidak membuat Shaf dan Uchiha putus asa, putus cinta atau pun putus tali. Mereka terus berjuang. Bersama Onta juga mereka berjuang. Dengan sekuat tenang, banting tulang, ke kanan, ke kiri, ke depan, ke belakang dan alhasil tulang mereka patah. Melalui games yang menurutmu mereka sangat kocak tapi menurut gue itu garing. Oke sip gue bakal dipecat dan diperkaos sama para admin. Dari games ini, mulai satu per satu orang-orang polin in lop sama NarutoINA. Walaupun masih krik followersnya. Lalu saat Ajp muncul, engga tau dia muncul dari mana, mungkin dari wc kali ya. Dia sangat membantu. Dia sangat update dengan Manga Naruto dibanding admin lainnya. Sempat Onta dan Shaf khawatir kemunculan Ajp. Karena dia begitu dekat dengan Uchiha. Mereka takut terjadi kemahoan. Mereka berempat berusaha keras untuk membawa nama NarutoINA menjadi terkenal. Lalu ketika Restu muncul diantara mereka berempat, Restu juga sangat membantu. Statusnya sebagai mahasiswa sangat membantu. Namun masalah muncul. Restu sempat hiatus. Hal ini dikarenakan jadwal kuliah dan kerjanya yang sangat padat. Namun hal ini tidak membuat semangat para admin lainnya mejadi loyo, letih, lemah ataupun lentik. Kemudian saat masuknya Alf, dia bisa membantu para admin lainnya dengan pengetahuannya yang sangat baik tentang Naruto. Selain itu dia juga sangat aktif. Saat itu followers mulai bertambah banyak. Ya ini juga berkat sedekah para fanbase senior yang mau nyumbangin promote buat NarutoINA. Setelah followers sudah lumayan rame dan berhasil membuat suara jangkrik ditimeline menjadi samar-samar, muncullah Wiki. Wiki orangnya sangat misterius dan terlihat bijaksana buat gue. Dia juga sangat membantu. Dan saat itu, Restu masih sangat sibuk. Lalu muncul juga Ozy, admin resmi. Saat itu semua admin sangat sibuk. Followers juga semakin ramai dan berhasil menghilangkan suara jangkrik di timeline. Yes. Terima kasih jangkrik. Namun masalah muncul disini. Gue engga tau kenapa masalah bisa muncul. Dia siapa? Mau ngapain dia? Gue juga siapa? Oke. Engga penting. Para admin mulai sibuk dengan urusan masing-masing. 4 admin sibuk dengan Ujian Akhir Nasional. Dan sisanya sibuk untuk ujian sekolah. Setelah ujian, salah satu admin @NarutoINA, Uchiha gugur dalam perjuangan melawan badai, rintangan, angin topan dan tantangan. Sempat bersedih namun kesedihan itu cepat berlalu bagaikan ditiup angin kentut. Saat itu followers sudah ribuan. Para admin masih tetap berjuang. Terkadang mereka harus mendapatkan cacian maki dan hinaan seperti "Admin lo jelek ya?" atau "Admin lo mau upil gue engga?" atau "Admin lo suka ngompol ya?". Namun para admin tetap tegar. Saat itu yang paling sering dibully adalah Onta. Admin yang sok cool sampe-sampe mengeluarkan perundang-undangan untuk jadi admin cool. Mungkin sebagian dari kalian ada yang jadi #TeamPembullyOnta. Tapi ada juga yang mendukung Onta. Yeah #TeamPempukpukOnta. Uhm...Lalu Ozy, sang admin resmi, sering membagikan fakta-fakta tentang Naruto.  Ketika memasuki tahun ajaran baru, para admin mulai jarang muncul terutama Onta dan Ozy yang bisa dibilang sangat sibuk. Dan kalo Ajp, sebenarnya engga sibuk tapi dia pemalas. Dia juga sangat pelit dalam ngetweet. Alasannya cuma karena takut limit. Ajp memang sedikit aneh. Gue cepatkan kejadiannya sampe ke Lebaran. Saat itu tepat tanggal 27 Agustus 2011, tepat 1st anniversary NarutoINA. Semua admin termasuk Restu online. Dan saat itu berhasil membuat rekor 5x limit. Tapi saat itu Onta hanya online sebentar dikarenakan dia sedang berada diasrama tapi dia memberi hadiah sebuah tulisan diblog @NarutoINA. Ya hanya tulisan kecil dan sok unyuk. Mulai dari sini kejayaan @NarutoINA terjadi. Followers semakin hari semakin meningkat. Followersnya kayak naik tangga gitu. Kalo di SAO, mereka kayak naik level. Tapi para admin tetap berjuang keras. Masih dengan perjuangan membanting tulang tapi tidak sampai patah hanya retak. Selang kejayaan dan kebahagian yang diperoleh, tiba-tiba gugurlah salah satu admin @NarutoINA, Alf. Betapa sedihnya mereka saat Alf gugur dari perjuangan mereka. Menurut gossip, Alf gugur karena berjuang melawan serangan bom upil dari musuh. Tapi setelah kejayaan @NarutoINA terjadi, Restu juga semakin rajin ngadmin. Dan dia bahkan merelakan kehilangan pacar tercinta. Menurut gossip, Restu putus karena pacarnya cemburu Restu terlalu mementingkan @NarutoINA daripada pacarnya. Kasihan ya pacarnya Restu. Mending buat gue aja. Oke gue bakal dimutilasi. Semua masalah yang terjadi, tidak membuat para admin kehilangan semangat ataupun kehilangan nyawa. Mereka terus berjuang sampe saat ini. Dan ini semua dilakukan demi followers. Walaupun terkadang mereka sering disakitin sama followers karena beberapa followers @NarutoINA digossipkan adalah seorang yang memiliki Summon dengan nilai tinggi. Mereka sering merobek hatinya para admin. Mungkin saat ini, Ozy dan Wiki masih sangat sibuk sehingga jarang ngadmin tapi berdo'a saja semoga mereka bisa bertahan di @NarutoINA dan bisa ngadmin lagi. Betewe, berdasarkan hasil wawancara gue, inti dari kesuksesan @NarutoINA ini adalah kekompakan para admin dan kedekatan dengan followers. Kalo kekompakan mereka sangat kompak bahkan sering saling bully. Saking kompaknya mereka kalo beli baju, pasti sama semua. Sepatu, sama. Tas, sama. Pakain dalam pun sama. Dan soal kedekatan mereka biasanya mereka berusaha mendekati para followers dengan modus-modus jitu yang telah dipelajari di gua hantu selama 40 hari 40 malam suntuk bersama Jiraiya. Saking dekatnya nih, mereka tau berapa besar upilnya followers. Keren kan? Mereka juga berusaha dekat dengan fanbase-fanbase lain. Kalo ada yang minta promote, mereka promotin. Saat ini juga @NarutoINA sering memberikan follback gratis ke 10 orang dikelipatan 100 tapi melalui tantangan terlebih dahulu. Biasanya Ajp yang bertugas tapi karena Ajp itu pemalas dan sangat hemat jadi sering Shaf yang menggantikan tugasnya.

Account Twitter
Shaf, @shafiralina
Onta, @onta48
Ajp, @Alip_87
Restu, @restu_pf
Wiki, @wikichan24
Ozy, @TaufikOziAkrabi

ex-admin:
Uchiha, @Reza_F17
Alf, @Alf_Itachi

Pesan dari semua admin
"Tetap mencintai Naruto sekalipun Naruto bakal tamat. Tanpa kalian kita bukan apa-apa. Terima kasih followers."

Pesar dari unknown butler
Gue minta maaf kalo posting ini garing. Terima kasih. Sampai berjumpa lagi. Salam kecup hangat lembut tapi engga selembut oppai, dari unknown butler yang unyuks nan ganteng tapi moe ini untuk followers tercinteh.
Naruto Uzumaki Maple Story